Fasilitas di Bandara Polonia Medan dan Sultan Iskandar Muda Aceh
Tanggal 22 kemarin, ketika aku akan menunggu pesawat di Bandara Polonia Medan dari jam 12 siang sampai jam 19.35 sudah terbayang kebosanan yang akan timbul jika menunggu selama itu. Sebenarnya ada alternatif jalan-jalan di kota Medan, tetapi rasanya aku sangat malas sekali apalagi aku lagi mengikuti program diet “Kencangkan Ikat Pinggang” he..he..he…
Ketika menunggu Cek In Lion Air, daripada bengong aku iseng-iseng cari colokan listrik yang ternyata ada di depan ruang Cek In. Setelah beberapa pekerjaan selesai iseng aku hidupkan WIFI laptopku, “Wah ternyata hotspot area nech….” dan ISP hotspot itu adalah TELKOMHotspot dan ternyata free connected, Asyik…… tidak terlalu bosan ketika menunggu pesawat nech. Ternyatanya lagi, kenceng wifinya, malah aku sempat download update nya Mac yang 250 MB hanya butuh waktu 1 jam, “Kuenceng….. tenan…..”, tapi ada beberapa situs yang di blok seperti Multiply (supaya gak download gambar kalee ya….)
Jam 17.00 sore hujan sangat deras di Medan sehingga beberapa pesawat nyaris tidak jadi turun di Polonia, tapi sekitar jam 18.30 hujan mulai agak mereda sehingga pesawat-pesawat mulai mendarat dan parkir tidak jauh dari ruang tunggu penumpang sehingga terlihat pesawat mana yang sudah datang atau belum. Sekitar jam 19.30 akhirnya pesawatku tiba dan mulai memuat Cargonya, “Waduh masih hujan cargo sudah mulai dibongkar……..”, padahal terlihat kendaraan pengangkut cargonya tidak memakai penutup. “Wah aku khawatir dengan cargoku, padahal ada 1 dus isi printer, waduh…….”
Akhirnya pukul 22.05 aku sampai di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh. Kondisi masih hujan walaupun tidak terlalu deras. Sambil menunggu kopor yang lewat “ban berjalan” cargo aku lihat-lihat cargo penumpang lain yang lewat di depanku. Ternyata selain kopor dan kotak / dus yang basah kuyup, aku lihat ada beberapa kardus makanan yang berlubang dan isinya yang hilang. Sedangkan koporku sendiri basah kuWah sangat mengecewakan sekali, padahal aku yakin roti-roti yang kardusnya belubang itu pasti untuk oleh-oleh.
Dari kejadian itu sebenarnya pihak mana yang harus bertanggung jawab atas masalah ini ?, Bandara Medan, Bandara Aceh, Pihak Cargo Medan, Cargo Aceh, atau pihak perusahaan Penerbangan.